Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

HUBUNGAN DURASI BELAJAR DAN JARAK MEMBACA TERHADAP SKOR GEJALA DRY EYE

Sahda, Ardelia MutiaraFirda, Fathiyyatu Assa'diy
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)31 Desember 2025
DOI10.31004/prepotif.v9i3.53587

Abstrak

Dry eye disease (DED) merupakan gangguan multifaktorial pada permukaan mata yang prevalensinya meningkat signifikan pada remaja, berkisar antara 5,5-23,1% secara global. Aktivitas belajar intensif yang melibatkan durasi lama dan jarak membaca yang tidak tepat menjadi faktor risiko utama DED pada populasi pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan durasi belajar dan jarak membaca terhadap skor gejala dry eye pada siswa SMA Batik 1 Surakarta. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional ini melibatkan 61 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Variabel independen adalah durasi belajar (normal: <6 jam/hari; tidak normal: ≥6 jam/hari) dan jarak membaca (baik: ≥30 cm; buruk: <30 cm). Variabel dependen adalah skor gejala dry eye yang diukur menggunakan kuesioner INDO-DEQ-5 (rentang skor 0-22). Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U untuk analisis bivariat dan regresi linier berganda untuk analisis multivariat. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara durasi belajar (Z=-9,099; p<0,001) dan jarak membaca (Z=-9,065; p<0,001) dengan skor gejala dry eye. Analisis multivariat mengkonfirmasi bahwa durasi belajar (β=2,650; p<0,001) dan jarak membaca (β=1,518; p=0,012) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap skor gejala dry eye (F=10,414; p<0,001), dengan kontribusi gabungan sebesar 26,4% (R²=0,264). Durasi belajar dan jarak membaca memiliki hubungan signifikan dengan skor gejala dry eye pada siswa SMA, dengan durasi belajar menunjukkan pengaruh yang lebih kuat. Temuan ini menekankan pentingnya durasi belajar dan jarak membaca yang sesuai dalam mencegah DED pada remaja.

Kata Kunci

dry eye diseasedurasi belajarjarak membacasiswa SMAkesehatan mata remaja

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

HUBUNGAN DURASI BELAJAR DAN JARAK MEMBACA TERHADAP SKOR GEJALA DRY EYE | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora