ANALISIS PELAKSANAAN VAKSINASI MENINGITIS MENINGOKOKUS PADA JAMAAH UMROH DI BALAI KEKARANTINAAN KESEHATAN KELAS I DUMAI TAHUN 2025
Abstrak
Penyakit meningitis meningokokus masih menjadi ancaman kesehatan global. WHO melaporkan lebih dari 1,2 juta kasus meningitis dan sekitar 135.000 kematian setiap tahun secara global, dengan insiden tinggi pada negara dengan mobilitas tinggi. Kasus penyakit invasif meningokokus (IMD) memiliki tingkat fatalitas 10–15%, dan hingga 20% penyintas mengalami kecacatan. Mass gathering seperti Umroh dan Haji meningkatkan risiko penularan, sehingga vaksinasi MenACWY diwajibkan minimal 10 hari sebelum keberangkatan. Pemerintah Arab Saudi mewajibkan vaksin ini bagi semua jamaah internasional. Di Indonesia, Kemenkes menetapkan bahwa vaksinasi meningitis bagi jamaah Umroh dilakukan pada fasilitas resmi seperti BKK. BKK Kelas I Dumai melayani puluhan hingga ratusan jamaah per minggu, sehingga peningkatan pasca pandemi memberi beban besar pada pelayanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan vaksinasi meningitis meningokokus pada jamaah umroh di BKK Dumai. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan 3 orang informan pengambilan informan berdasarkan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan vaksinasi meningitis dijalankan sesuai pedoman umum: registrasi, verifikasi berkas, skrining, injeksi, observasi, dan penerbitan sertifikat (ICV). Namun ditemukan beberapa kelemahan operasional: keterbatasan SDM dan sarana/prasarana, serta antrian Panjang - terutama pada masa puncak jamaah. Kesimulan dari penelitian ini adalah Pelaksanaan vaksinasi di BKK Dumai secara formal sudah memenuhi persyaratan pra-keberangkatan sesuai kebijakan global WHO dan persyaratan Umroh/Haji. Namun, hambatan operasional dapat mengurangi efektivitas layanan dan berisiko menurunkan kepatuhan jamaah terhadap vaksinasi tepat waktu.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
