Analisis Kualitatif Penyebab Lonjakan Kasus Campak dan Rencana Intervensi Berbasis Problem Solving di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Tahun 2025
Abstrak
Pendahuluan: Lonjakan kasus campak merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama pasca pandemi COVID-19 yang mengganggu cakupan imunisasi. Puskesmas Harapan Raya melaporkan peningkatan kasus dari 12 (2023) menjadi 41 kasus hingga November 2025, diduga terkait rendahnya cakupan imunisasi Measles Rubella (MR) kedua yang hanya mencapai 22,4% pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab lonjakan kasus campak dan menyusun rencana intervensi berbasis problem solving. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan kerangka kerja siklus pemecahan masalah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan lima informan kunci (kepala puskesmas, petugas surveilans, penanggung jawab imunisasi, dan orang tua balita), observasi, serta tinjauan dokumen sekunder (laporan surveilans dan imunisasi tahun 2022-2025). Analisis data dilakukan secara tematik, dan identifikasi akar masalah menggunakan diagram tulang ikan (fishbone analysis). Hasil: Hasil penelitian mengidentifikasi akar penyebab multifaktorial. Faktor utama meliputi cakupan imunisasi MR kedua yang rendah akibat keraguan orang tua, mobilitas tinggi, dan keterbatasan tenaga. Dari sisi sistem, lemahnya surveilans ditunjukkan oleh pelaporan manual yang terlambat, koordinasi lintas sektor tidak optimal, serta keterbatasan dana dan logistik. Prioritas masalah terpilih adalah lonjakan kasus campak berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB). Alternatif solusi terpilih berdasarkan Prinsip Pareto adalah pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) dan pengembangan aplikasi pelaporan surveilans sederhana. Simpulan: Lonjakan kasus campak di Puskesmas Harapan Raya disebabkan oleh interaksi kompleks faktor program (imunisasi dan surveilans) dan penerimaan masyarakat. Rencana intervensi berbasis problem solving yang fokus pada ORI dan digitalisasi pelaporan diharapkan dapat secara efektif memutus rantai penularan dan memperkuat sistem deteksi dini.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
