PENINGKATAN KAPASITAS PENGETAHUAN KADER DALAM DETEKSI DINI STUNTING DI KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS
Abstrak
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kubu Raya yang melaporkan angka prevalensi cukup tinggi. Kader Posyandu memiliki peran strategis dalam deteksi dini stunting; namun, masih banyak di antara mereka yang belum memiliki kompetensi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam menilai status gizi anak. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen tanpa kelompok kontrol, dengan pendekatan pre-test dan post-test pada satu kelompok. Penelitian dilaksanakan di Kampung Keluarga Berkualitas, Desa Rasau Jaya Umum, pada bulan Agustus 2024. Sebanyak 30 kader dipilih melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan lembar observasi, data dianalisis dengan uji T berpasangan untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor rata-rata pengetahuan dari 38,33 menjadi 83,00, dan skor keterampilan dari 3,27 menjadi 8,00 setelah intervensi pelatihan. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa perubahan nilai setelah pelatihan berbeda secara signifikan dibandingkan kondisi awal, yang ditunjukkan oleh nilai (p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi kader dalam mengukur status gizi serta mendeteksi stunting secara dini. Disarankan agar program pelatihan serupa dilaksanakan secara berkala untuk memperkuat peran kader kesehatan masyarakat dalam mendukung upaya perbaikan gizi anak dan pencegahan stunting.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
