MANAJEMEN NEUROANESTESI PADA PASIEN DENGAN CHRONIC HEART FAILURE YANG MENJALANI OPERASI KRANIOTOMI PENGANGKATAN TUMOR
Abstrak
Tantangan manajemen anestesi meningkat pada pasien yang akan menjalani operasi kraniotomi dengan komorbiditas kardiovaskular signifikan, seperti gagal jantung kronis dan riwayat penyakit arteri koroner, serta obesitas derajat III dan risiko tinggi obstruktif sleep apnea (OSA). Laporan kasus ini mengenai manajemen anestesi pada laki-laki berusia 44 tahun dengan falcine meningioma simptomatik, epilepsi, dan penurunan kognitif ringan menjalani kraniotomi pengangkatan tumor. Pasien memiliki komorbid gagal jantung dengan fraksi ejeksi menurun (EF 46%), hipertrofi ventrikel kiri, serta BMI 41,5 kg/m². Kehati-hatian diperlukan dalam induksi anestesi, manajemen ventilasi, dan stabilitas hemodinamik. Induksi dilakukan menggunakan kombinasi sufentanil, propofol TCI, dan rokuronium, disertai pemeliharaan dexmedetomidine. Selama operasi dilakukan monitoring invasif lengkap, optimisasi ventilasi (ETCO₂ 30–35 mmHg), dan pengendalian hemodinamik. Perdarahan intraoperatif mencapai 1700 mL dan ditangani dengan transfusi PRC tanpa kebutuhan vasopressor. Pasien tidak diekstubasi di ruang operasi mengingat risiko OSA dan faktor kardiopulmoner. Pasien menjalani prosedur selama 7 jam dengan kondisi hemodinamik stabil. Tidak terjadi kejang maupun instabilitas kardiovaskular berat selama operasi. Pasien berhasil diekstubasi secara aman di ICU pada hari yang sama, dan pemulihan pascaoperasi berjalan baik tanpa komplikasi mayor.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
