DAMPAK PAJANAN PM2.5 DAN PM10 TERHADAP KESEHATAN PEKERJA DI PLTU BATUBARA: TINJAUAN LITERATURE REVIEW
Abstrak
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara merupakan salah satu sumber utama emisi partikulat halus (PM2.5) dan partikulat kasar (PM10) yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan serius, khususnya pada pekerja yang memiliki intensitas pajanan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pajanan PM2.5 dan PM10 terhadap kesehatan pekerja di PLTU batubara dengan meninjau hasil penelitian lima tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan pendekatan naratif, memanfaatkan basis data ilmiah terindeks seperti Scopus, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil kajian menunjukkan bahwa paparan PM2.5 dan PM10 secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan sistem pernapasan (asma, bronkitis kronis, penurunan fungsi paru), gangguan kardiovaskular, serta peningkatan risiko mortalitas akibat penyakit paru dan jantung. Selain itu, mekanisme biologis yang mendasari dampak kesehatan tersebut melibatkan peradangan sistemik, stres oksidatif, dan disfungsi endotel. Beberapa penelitian juga melaporkan bahwa pekerja PLTU memiliki kadar biomarker inflamasi yang lebih tinggi dibandingkan populasi umum. Simpulan dari tinjauan ini menekankan pentingnya pengendalian emisi, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta penerapan monitoring kualitas udara di lingkungan kerja PLTU batubara untuk melindungi kesehatan pekerja.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
