ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN RADIOGRAFER TERHADAP PERKEMBANGAN PERSONAL DOSIMETER DARI ANALOG KE DIGITAL DI RS PKU MUHAMMADIYAH BANTUL
Abstrak
Personal dosimeter penting untuk memantau paparan radiasi pada radiografer. Transisi teknologi dari perangkat pasif (film badge, TLD) ke dosimeter digital menuntut peningkatan pengetahuan tenaga kerja agar pemantauan dosis efektif.Penelitian mixed-method dengan desain cross-sectional dilaksanakan Mei–Juli 2025. Populasi adalah radiografer RS PKU Muhammadiyah Bantul; total sampling menghasilkan n = 10 untuk kuesioner dan n = 3 untuk wawancara mendalam. Instrumen kuesioner 17 item skala Likert (1–4). Skor per-responden dihitung sebagai total skor dibagi jumlah item; mean keseluruhan dihitung sebagai rata-rata mean per-responden. Analisis kuantitatif berupa statistik deskriptif (mean, SD, kategori); analisis kualitatif menggunakan content analysis. (Izin etik tertera.)Mean keseluruhan tingkat pengetahuan = 2,92 (SD = 0,39), kategori Tahu. Proporsi responden: 70% (7/10) kategori Tahu, 30% (3/10) kategori Sangat tahu. Responden lebih menguasai dosimeter analog (Film badge, TLD, OSL) dibanding digital; wawancara mengonfirmasi keterbatasan pengalaman praktis terhadap dosimeter digital dan adanya minat untuk beralih jika ada pelatihan dan dukungan pengadaan.Radiografer umumnya memahami dosimeter analog, namun pemahaman dan pengalaman praktis terhadap dosimeter digital masih terbatas. Rekomendasi: demonstrasi alat, pelatihan terstruktur, dan uji coba pengadaan unit digital sebagai langkah transisi.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
