GAMBARAN KEPADATAN TIKUS DI PELABUHAN LAUT BITUNG DAN PASAR AIRMADIDI
Abstrak
Tikus adalah hewan liar yang sering berinteraksi dengan manusia. Banyak aspek kehidupan manusia akan terdampak negatif akibat populasi tikus yang tinggi. Habitat tikus selain berada di pemukiman manusia juga berada di Pelabuhan, Gudang/pabrik, Kawasan petanian, dan bangunan Tua atau tebengkalai. Laporan Tahun 2025 Bulan Febuari dan Maret Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Bitung, hasil pemasangan perangkap di Pelabuhan Laut Bitung pada Febuari Tahun 2025 jumlah tikus yang tertangkap dengan persentase 1,5% dan pada bulan Maret Tahun 2025 meningkat dengan presentase. Keberadaan tikus yang memungkinkan interaksi dengan manusia perlu di observasi dan dikendalikan karena beresiko menularkan penyakit. Peningkatan kasus penyakit menular yang berpotensi menjadi Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) merupakan salah saunya. Pada tahun 2016 jumlah masyarakat Indonesia yang penderita penyakit akibat vektor dan binatang pembawa penyakit mencapai 426.480 penderita. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Kepadatan Tikus di Pelabuhan Laut Bitung dan Pasar Airmadidi. Metode penelitian ini adalah survei dengan pendekatan cross sectional, yaitu studi yang menggunakan pengumpulan data dan pengamatan secara bersamaan. Berdasarkan hasil penelitian di Pelabuhan laut bitung mendapatkan nilai persentase success trap 25% dan di pasar airmadidi mendapatkan nilai persentase succes trap 16% jadi berdasarkan hasil penelitian terdapat kepadatan tikus di Pelabuhan laut bitung dan pasar airmadidi.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
