FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI PRIA DALAM PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI PUSKESMAS OESAPA
Abstrak
Partisipasi pria dalam program Keluarga Berencana (KB) merupakan komponen yang sangat penting dalam menekan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kualitas hidup keluarga. Keterlibatan pria tidak hanya membantu meringankan beban perempuan sebagai pengguna utama kontrasepsi, tetapi juga memperkuat tanggung jawab bersama dalam perencanaan keluarga. Meskipun demikian, tingkat penggunaan metode kontrasepsi pria masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi pria dalam program KB di Puskesmas Oesapa, meliputi pengetahuan, budaya, dukungan istri, dan ketersediaan sumber daya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh suami pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Oesapa, dan sampel sebanyak 96 responden diperoleh melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,022), dukungan istri (p=0,031), serta ketersediaan sumber daya (p=0,030) dengan partisipasi pria dalam program KB, sedangkan faktor budaya tidak menunjukkan hubungan bermakna (p>0,05). Sebagian besar responden (61,5%) tercatat telah berpartisipasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan edukasi, dukungan keluarga, serta pemenuhan fasilitas KB pria sebagai langkah strategis untuk meningkatkan keterlibatan pria dalam program KB.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
