PROFIL PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DITINJAU DARI KARAKTERISTIK IBU DAN ANAK DI DESA NGRANDU
Abstrak
Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, namun masih terdapat kendala dalam implementasinya di tingkat daerah. Pada tahun 2023, cakupan ASI eksklusif nasional mencapai 63,9%, sedangkan Provinsi Jawa Timur mencapai 72,0%. Kabupaten Ponorogo juga menunjukkan tren peningkatan dengan capaian 81,6% pada tahun 2024. Meskipun demikian, fluktuasi capaian pada tahun-tahun sebelumnya mengindikasikan adanya tantangan dalam mempertahankan konsistensi praktik ASI eksklusif. Kondisi ini menunjukkan pentingnya analisis berbasis wilayah untuk memahami faktor yang memengaruhi praktik menyusui di tingkat masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik pemberian ASI eksklusif berdasarkan karakteristik ibu dan anak di Desa Ngrandu, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan sampel 79 ibu yang memiliki anak usia 6–24 bulan. Variabel yang dianalisis meliputi usia, pendidikan, pekerjaan, dan paritas ibu serta jenis kelamin dan usia anak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan 69 ibu (87%) memberikan ASI eksklusif, sedangkan 10 ibu (13%) tidak. Ibu dengan usia dewasa akhir, pendidikan sedang, tidak bekerja, dan multipara lebih banyak menjalankan praktik menyusui eksklusif. Distribusi anak berdasarkan jenis kelamin dan usia relatif seimbang. Secara keseluruhan, praktik ASI eksklusif di Desa Ngrandu tergolong tinggi, namun masih diperlukan peningkatan dukungan kepada ibu yang belum berhasil melaksanakannya.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
