Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN PREMENSTRUAL SYNDROME : LITERATURE REVIEW

Andari, Komang Ayu Satya YuanitaArsani, Ni Luh Kadek AlitWijaya, I Made Kusuma
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)30 Oktober 2025
DOI10.31004/prepotif.v9i3.51069

Abstrak

Premenstrual syndrome (PMS) merupakan sekumpulan gejala fisik dan psikologis yang muncul secara siklik pada fase luteal dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari wanita. Stres sebagai salah satu faktor pemicu premenstrual syndrome dengan memengaruhi ketidakseimbangan hormon. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan antara tingkat stres dengan premenstrual syndrome. Kajian dilakukan menggunakan metode literature review. Sumber data diperoleh melalui berbagai database, seperti PubMed, Google Scholar, dan didukung oleh sumber-sumber terpercaya lainnya yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir. Hasil literature review dari 10 jurnal menunjukkan bahwa 9 jurnal menyatakan hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan premenstrual syndrome, sedangkan 1 jurnal menyatakan tidak berhubungan. Stres memengaruhi keseimbangan hormon estrogen dan progesteron serta menurunkan kadar serotonin. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan premenstrual syndrome.

Kata Kunci

sindrom premenstruasi, stres, wanita

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN PREMENSTRUAL SYNDROME : LITERATURE REVIEW | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora