ASSOCIATION BETWEEN CHRONIC KIDNEY DISEASE AND CHANGES IN THE T PEAK-T END INTERVAL AMONG HEMODIALYSIS PATIENTS AT RAA SOEWONDO PATI REGIONAL HOSPITAL
Abstrak
Secara global, prevalensi penyakit ginjal kronis (PGK) mencapai 359 juta kasus pada tahun 2021, dengan kematian terkait PGK meningkat sebesar 176% dalam periode yang sama, mencapai 1,53 juta kematian. Interval T peak-T end (TpTe), yang mewakili dispersi repolarisasi transmural, telah muncul sebagai penanda elektrokardiografi (EKG) kritis untuk aritmogenesis ventrikel. Penelitian telah menunjukkan bahwa perpanjangan interval TpTe secara substansial terkait dengan peningkatan risiko kematian jantung mendadak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara CKD dan perubahan interval TpTe pada pasien hemodialisis. Sebuah penelitian observasional dengan desain potong lintang dilakukan di RSUD RAA Soewondo Pati pada September-November 2024. Pengumpulan data menggunakan teknik pengambilan sampel secara konsekutif. EKG dilakukan pada pasien selama hemodialisis. Kami menggunakan uji-T tidak berpasangan untuk pengujian statistik. Lima puluh pasien memenuhi kriteria inklusi dalam penelitian ini, berusia 43-65 tahun. Sebanyak 48% pasien PGK mengalami pemanjangan interval TpTe pada EKG selama hemodialisis dengan nilai rata-rata 98,2 ± 12,7 ms. Komorbiditas seperti hipertensi dan diabetes mellitus meningkatkan risiko PGK masing-masing sebesar 1,9 kali lipat dan 1,87 kali lipat. Pasien dengan PGK ≥ 6 bulan memiliki pemanjangan TpTe rata-rata yang signifikan lebih besar, yaitu 11 ms, dibandingkan dengan pasien dengan PGK < 6 bulan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
