GAMBARAN PENGETAHUAN SIKAP DAN TINDAKAN MASYARAKAT TENTANG PROGRAM WOLBACHIA DALAM PENGENDALIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN SIKUMANA
Abstrak
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan endemis di Indonesia, termasuk di Kota Kupang. Salah satu inovasi pengendalian yang diterapkan adalah Program Wolbachia, yaitu penerapan bakteri Wolbachia pada nyamuk Aedes aegypti untuk menekan kemampuan nyamuk menularkan virus Dengue. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat terhadap Program Wolbachia di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Lokasi Penelitian ini yaitu di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, yang dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Populasi berjumlah 2.449 kepala keluarga, dengan jumlah sampel sebanyak 142 kepala keluarga yang dipilih secara acak sederhana (simple random sampling) berdasarkan rumus Lemeshow. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (52,8%), sikap mendukung (58,5%), dan tindakan negatif (56,3%) terhadap program Wolbachia. Temuan ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara sikap positif dengan perilaku nyata masyarakat. Kesimpulannya, meskipun masyarakat menunjukkan sikap mendukung, tingkat pengetahuan yang rendah berdampak pada rendahnya implementasi tindakan pencegahan. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan sosialisasi yang lebih luas dan merata mengenai mekanisme serta manfaat Program Wolbachia, guna mendorong perubahan perilaku masyarakat ke arah yang lebih positif dalam upaya pengendalian DBD.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
