PERBANDINGAN STIGMA ANTARA MAHASISWA KESEHATAN DAN NON-KESEHATAN TERHADAP ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) DI YOGYAKARTA
Abstrak
Stigma terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) masih menjadi hambatan utama dalam upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS di Indonesia. Mahasiswa, sebagai kelompok terdidik dan agen perubahan, memiliki peran penting dalam membentuk opini publik, namun masih ditemukan adanya stigma terhadap ODHA di kalangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat stigma antara mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan terhadap ODHA di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif komparatif dan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 230 mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi mahasiswa aktif pada jenjang Profesi, S1, D4, dan D3 dari berbagai jurusan di Yogyakarta, memiliki akses internet, serta bersedia menjadi responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu HIV Stigma Scale untuk mengukur tingkat stigma dan HIV KQ-18 untuk mengukur tingkat pengetahuan, dengan analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa kesehatan menunjukkan stigma tinggi sebesar 53,9%, sedangkan mahasiswa non-kesehatan sebesar 31,3%. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara stigma mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan terhadap ODHA dengan nilai signifikansi p value 0,00 (p-value < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan tingkat stigma terhadap ODHA antara mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan, di mana mahasiswa kesehatan menunjukkan stigma yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi edukatif yang komprehensif di seluruh bidang keilmuan, termasuk bidang kesehatan, guna menurunkan stigma terhadap ODHA.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
