HUBUNGAN DURASI PEMBERIAN TERAPI DAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD DR. LOEKMONO HADI KUDUS
Abstrak
Diabetes Melitus (DM) merupakan isu menahun yang mempengaruhi mutu kehidupan penderita. Durasi pemberian terapi DM dan kemauan minum obat ialah aspek yang diduga berdampak terhadap mutu hidup penderita DM Tipe II. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara durasi pemberian terapi dan disiplin berobat dengan kualitas hidup pasien DM Tipe II di RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus. Studi ini menggunakan desain analitik observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dari studi ini yakni penderita Diabetes Melitus tipe II di RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus. Sebanyak 100 partisipan dipilih dengan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan ekskulisi yang sudah ditentukan. Kuisioner ProMAS digunkan agar menilai kepatuhan minum obat dan EQ-5D-5L agar menilai kualitas hidup pasien. Analisis data dilaksanakan secara univariat dan bivariat dengan mengandalkan uji statistik Chi-Square. Mayoritas pasien memiliki durasi terapi < 8 tahun (87%), disiplin konsumsi obat 85%, secara keseluruhan memiliki perilaku minum obat yang positif dan sesuai dengan anjuran terapi. Analisis data menggunakan Chi-Square ditemukan skor p value yaitu durasi terapi dengan kualitas hidup (p-value = 0,201) artinya tidak ditemukan kaitan yang berarti antara variabel, dan disiplin konsumsi obat dengan kualitas hidup (p-value = 0,003) arinyta ditemukan kaitan yang berarti antar variabel. Tidak ditemukan kaitan antara durasi pemberian terapi dengan kualitas hidup, dan ditemukan kaitan antara disiplin konsumsi obat dengan kualitas hidup pasien.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
