Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN HIPERBILIRUBINEMIA PADA NEONATUS DI RSIA UMMUHANI PURBALINGGA

Saputri, Galuh DianKurniati, Citra Hadi
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)30 Desember 2025
DOI10.31004/prepotif.v9i3.50022

Abstrak

Hiperbilirubinemia merupakan gangguan umum pada neonatus yang ditandai dengan peningkatan kadar bilirubin dalam darah dan dapat menyebabkan komplikasi neurologis seperti kernikterus. Di RSIA Ummuhani Purbalingga, kasus ini menjadi penyebab terbanyak rawat inap neonatus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat badan lahir, jenis kelamin, dan umur kehamilan terhadap kejadian hiperbilirubinemia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode retrospektif. Sampel berjumlah 313 neonatus yang diambil menggunakan teknik random sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Mann- Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara berat badan lahir (p = 0,000) dan umur kehamilan (p = 0,001) terhadap kejadian hiperbilirubinemia. Sementara itu, jenis kelamin tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (p = 0,133). Dapat disimpulkan bahwa berat badan lahir dan umur kehamilan merupakan faktor risiko utama terjadinya hiperbilirubinemia pada neonatus. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi peningkatan skrining dan pelayanan neonatal di fasilitas kesehatan.

Kata Kunci

HiperbilirubinemiaBerat Badan LahirUmur KehamilanJenis Kelamin

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN HIPERBILIRUBINEMIA PADA NEONATUS DI RSIA UMMUHANI PURBALINGGA | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora