PENGEMBANGAN DETEKSI DINI RISIKO KEMATIAN NEONATAL MENGGUNAKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) BERBASIS WEB
Abstrak
Kematian neonatal masih menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka kematian bayi di dunia, khususnya di negara berkembang. Deteksi dini terhadap risiko kematian neonatal sangat penting untuk meningkatkan peluang intervensi tepat waktu dan menurunkan angka mortalitas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem deteksi dini risiko kematian neonatal berbasis Artificial Intelligence (AI) menggunakan model Random Forests yang diintegrasikan ke dalam aplikasi web. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi model AI, dan pengujian akurasi. Data diperoleh dari rekam medis pasien neonatal yang mencakup parameter klinis, tanda vital, riwayat persalinan, dan faktor risiko ibu. Model Random Forests dilatih untuk memproses data tersebut dan menghasilkan prediksi probabilitas risiko kematian neonatal, disertai rekomendasi tindakan klinis berbasis pedoman keperawatan. Pengujian dilakukan pada 300 set data pasien dengan hasil tingkat akurasi keseluruhan sebesar 97%, precision 96%, recall 95%, dan F1-score 95,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memberikan prediksi yang andal dan rekomendasi intervensi secara cepat. Kesimpulannya, penerapan AI berbasis web dengan model Random Forests efektif digunakan untuk deteksi dini risiko kematian neonatal, sehingga berpotensi menjadi alat bantu pengambilan keputusan klinis di fasilitas kesehatan. Optimalisasi basis pengetahuan dan perluasan data pelatihan diperlukan untuk meningkatkan akurasi pada berbagai kondisi klinis yang lebih kompleks.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
