DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIKUMANA TAHUN 2025
Abstrak
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan anak berada di bawah standar usianya akibat asupan gizi yang tidak adekuat serta paparan penyakit infeksi berulang sejak masa kehamilan hingga awal kehidupan. Kondisi ini berdampak pada gangguan pertumbuhan, penurunan kemampuan kognitif, serta meningkatnya risiko penyakit metabolik pada masa dewasa. Data bulan desember 2024 menunjukan bahwa wilayah puskesmas Sikumana memiliki angka stunting tertinggi di Kota Kupang dengan prevalensi 19,09%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang memengaruhi kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sikumana Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain case control. Sampel sebanyak 70 balita terdiri dari 35 kasus dan 35 kontrol yang dipilih secara random sampling dari total populasi 3.918 balita. Analisis data menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pengetahuan ibu (p=0,007;OR= 0,120), Sanitasi lingkungan (p=0,006;OR=0,051), dan pendapatan keluarga (p=0,004;OR= 22,389) berpengaruh signifikan terhadap kejadian stunting. Sementara itu imunisasi dasar lengkap )p=1,000) dan riwayat penyakit infeksi (p=0,563) tidak berpengaruh secara signifikan. Penelitian ini disimpulkan bahwa stunting lebih dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi dan perilaku dibandingkan faktor medis. Disarankan Puskesmas perlu meningkatkan edukasi stunting dan perbaikan sanitasi serta berkerja sama lintas sektor. Peneliti selanjutnya disarankan mengkaji pola asuh dan budaya makan keluarga terkait stunting.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
