HUBUNGAN SANITASI KONDISI SANITASI KAPAL DENGAN RESIKO PENYAKIT DI PELABUHAN BONTANG
Abstrak
Pelabuhan menjadi sentral aktivitas perpindahan orang dan barang antar pulau, termasuk Pelabuhan Bontang yang berada di wilayah kerja Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Samarinda. Kondisi sanitasi kapal yang buruk dapat menjadi faktor risiko terjadinya penularan penyakit di kapal. Hal tersebut menjadi dasar pentingnya untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi sanitasi dan risiko penyakit di kapal. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan hasil evaluasi sanitasi dengan risiko penyakit kapal di Pelabuhan Bontang. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh kapal yang bersandar di Pelabuhan Bontang selama periode penelitian yang berjumlah 38 kapal. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan taraf signifikansi 0,05 (5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 38 kapal ditemukan 33 (86,8%) kapal memenuhi syarat sanitasi dan 5 (13,2%) kapal tidak memenuhi syarat. Data risiko penyakit kapal menunjukkan 26 kapal (68,4%) dengan risiko penyakit rendah, 9 kapal sedang (23,7%) dan 5 kapal (7,9%) tinggi. Analisis statistik menunjukkan ada hubungan antara sanitasi dengan risiko penyakit kapal (p value = 0,002). Tingginya persentase kapal yang memenuhi syarat sanitasi dan memiliki risiko penyakit rendah dapat mencerminkan adanya kesadaran dan kepatuhan terhadap standar sanitasi yang berlaku. Peningkatan sanitasi kapal merupakan bagian penting dari strategi Kesehatan di wilayah pelabuhan dan perairan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
