Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

KORELASI PERSEPSI PASIEN HIPERTENSI TENTANG KUALITAS PELAYANAN DENGAN MINAT KUNJUNGAN ULANG PADA PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL DI PUSKESMAS COLOMADU I KABUPATEN KARANGANYAR

Kinanty, Pinkan PuspitaSuswardany, Dwi Linna
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)8 Agustus 2025
DOI10.31004/prepotif.v9i2.47813

Abstrak

Hipe~rte~nsi me~rupakan salah satu masalah ke~se~hatan yang te~rmasuk dalam pe~nyakit tidak me~nular (PTM). Pe~ningkatan pre~vale~nsi hipe~rte~nsi me~njadi pe~rhatian se~rius dikare~nakan se~kitar 972 juta orang di se~luruh dunia atau 26,4% me~ngalami hipe~rte~nsi. Angka ini akan me~ningkat me~njadi 29,2% tahun 2025. Pe~ngobatan hipe~rte~nsi dilakukan me~lalui dua pe~nde~katan yaitu pe~ngobatan me~dis konve~nsional dan pe~ngobatan tradisional. Pe~ngobatan tradisional se~ringkali dipilih masyarakat kare~na dianggap le~bih alami. Kualitas pe~layanan me~rupakan fungsi antara harapan dan pe~rse~psi pasie~n pada lima dime~nsi kualitas yaitu: (tangible~, re~liability, re~sponsive~ne~ss, e~mpathy, assurance~). Dalam mode~l SE~RVQUAL dapat me~me~ngaruhi minat kunjungan ulang pasie~n pada layanan ke~se~hatan tradisional. Pe~ne~litian ini be~rtujuan me~nge~tahui kore~lasi pe~rse~psi pasie~n hipe~rte~nsi te~ntang kualitas pe~layanan de~ngan minat kunjungan ulang. De~sain pe~ne~litian ini adalah kuantitatif obse~rvasional analitik de~ngan rancangan cross-se~ctional. Jumlah populasi yaitu 138 pasie~n de~ngan jumlah sampe~l yaitu 92 pasie~n. Pe~ngambilan sampe~l me~nggunakan te~knik Cluste~r Random Sampling. Variabe~l inde~pe~nde~n yaitu kualitas pe~layanan yang didalamnya te~rdapat lima dime~nsi kualitas dan variabe~l de~pe~nde~n yaitu minat kunjungan ulang pasie~n hipe~rte~nsi. Alat yang digunakan untuk pe~ngumpulan data yaitu kue~sione~r pe~rtanyaan pe~ne~litian. Pada pe~ne~litan ini data dianalisis se~cara univariat dan bivariat. Analisis bivariat me~nggunakan uji kore~lasi rank spe~arman. Hasil analisis bivariat dipe~role~h nilai p value~ = 0,109 (p > 0,05). Hal ini me~nunjukkan bahwa kualitas pe~layanan te~knis se~mata tidak signifikan me~me~ngaruhi minat kunjungan ulang pasie~n ke~ pe~layanan ke~se~hatan tradisional. Te~muan ini me~nggarisbawahi bahwa loyalitas dan inte~nsi pasie~n tidak dapat dije~laskan hanya dari aspe~k kualitas te~knis (tangible~, re~liability, re~sponsive~ne~ss, e~mpathy, assurance~), te~tapi juga sangat dipe~ngaruhi ole~h nilai-nilai budaya, pe~ngalaman pe~rsonal, dan re~le~vansi pe~layanan de~ngan ke~butuhan lokal. Hipe~rte~nsi me~rupakan salah satu masalah ke~se~hatan yang te~rmasuk dalam pe~nyakit tidak me~nular (PTM). Pe~ningkatan pre~vale~nsi hipe~rte~nsi me~njadi pe~rhatian se~rius dikare~nakan se~kitar 972 juta orang di se~luruh dunia atau 26,4% me~ngalami hipe~rte~nsi. Angka ini akan me~ningkat me~njadi 29,2% tahun 2025. Pe~ngobatan hipe~rte~nsi dilakukan me~lalui dua pe~nde~katan yaitu pe~ngobatan me~dis konve~nsional dan pe~ngobatan tradisional. Pe~ngobatan tradisional se~ringkali dipilih masyarakat kare~na dianggap le~bih alami. Kualitas pe~layanan me~rupakan fungsi antara harapan dan pe~rse~psi pasie~n pada lima dime~nsi kualitas yaitu: (tangible~, re~liability, re~sponsive~ne~ss, e~mpathy, assurance~). Dalam mode~l SE~RVQUAL dapat me~me~ngaruhi minat kunjungan ulang pasie~n pada layanan ke~se~hatan tradisional. Pe~ne~litian ini be~rtujuan me~nge~tahui kore~lasi pe~rse~psi pasie~n hipe~rte~nsi te~ntang kualitas pe~layanan de~ngan minat kunjungan ulang. De~sain pe~ne~litian ini adalah kuantitatif obse~rvasional analitik de~ngan rancangan cross-se~ctional. Jumlah populasi yaitu 138 pasie~n de~ngan jumlah sampe~l yaitu 92 pasie~n. Pe~ngambilan sampe~l me~nggunakan te~knik Cluste~r Random Sampling. Variabe~l inde~pe~nde~n yaitu kualitas pe~layanan yang didalamnya te~rdapat lima dime~nsi kualitas dan variabe~l de~pe~nde~n yaitu minat kunjungan ulang pasie~n hipe~rte~nsi. Alat yang digunakan untuk pe~ngumpulan data yaitu kue~sione~r pe~rtanyaan pe~ne~litian. Pada pe~ne~litan ini data dianalisis se~cara univariat dan bivariat. Analisis bivariat me~nggunakan uji kore~lasi rank spe~arman. Hasil analisis bivariat dipe~role~h nilai p value~ = 0,109 (p > 0,05). Hal ini me~nunjukkan bahwa kualitas pe~layanan te~knis se~mata tidak signifikan me~me~ngaruhi minat kunjungan ulang pasie~n ke~ pe~layanan ke~se~hatan tradisional. Te~muan ini me~nggarisbawahi bahwa loyalitas dan inte~nsi pasie~n tidak dapat dije~laskan hanya dari aspe~k kualitas te~knis (tangible~, re~liability, re~sponsive~ne~ss, e~mpathy, assurance~), te~tapi juga sangat dipe~ngaruhi ole~h nilai-nilai budaya, pe~ngalaman pe~rsonal, dan re~le~vansi pe~layanan de~ngan ke~butuhan lokal.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

KORELASI PERSEPSI PASIEN HIPERTENSI TENTANG KUALITAS PELAYANAN DENGAN MINAT KUNJUNGAN ULANG PADA PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL DI PUSKESMAS COLOMADU I KABUPATEN KARANGANYAR | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora