HUBUNGAN ANTARA USIA KEHAMILAN DAN KEJADIAN KERUSAKAN INTEGRITAS KULIT PADA BAYI PREMATUR
Abstrak
Bayi prematur memiliki risiko tinggi mengalami kerusakan integritas kulit akibat imaturitas struktur kulit yang belum berkembang sempurna. Usia kehamilan merupakan salah satu determinan penting yang memengaruhi tingkat risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia kehamilan dan kejadian kerusakan integritas kulit pada bayi prematur dengan menggunakan instrumen Neonatal Skin Risk Assessment (NSRA). Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini dilakukan pada 62 bayi prematur yang dirawat di NICU Rumah Sakit Hasan Sadikin. Data usia kehamilan diperoleh dari rekam medis, sedangkan integritas kulit dinilai menggunakan instrumen NSRA. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas bayi prematur memiliki usia kehamilan <34 minggu (58%) dan tergolong dalam risiko tinggi berdasarkan skor NSRA ≥15 (61%). Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara usia kehamilan dan skor NSRA (p = 0,000; r = -0,651), yang menunjukkan bahwa semakin muda usia kehamilan, semakin tinggi risiko kerusakan integritas kulit. Kesimpulannya, usia kehamilan berpengaruh secara signifikan terhadap risiko kerusakan kulit pada bayi prematur. Oleh karena itu, penatalaksanaan keperawatan kulit perlu difokuskan pada neonatus dengan usia kehamilan rendah yang memiliki risiko tinggi.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
