Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

GAMBARAN KOMORBIDITAS PASIEN RAWAT INAP COVID-19 DI RSUD SOEDARSO TAHUN 2021

Nashruddin, Raisah HulaimahIrsan, AbrorHandini, Mitra
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)28 Agustus 2025
DOI10.31004/prepotif.v9i2.47510

Abstrak

Komorbiditas menjadi faktor risiko untuk terjadinya perburukan gejala pada pasien COVID-19. Pasien dengan jumlah komorbiditas yang lebih banyak berkorelasi dengan hasil klinis yang lebih buruk. Terdapat beberapa komorbiditas yang menjadi risiko keparahan pada pasien COVID-19, bahkan bisa menyebabkan kematian. Penelitian ini merupakan studi deskriptif retrospektif dengan pendekatan potong lintang. Data diperoleh dari rekam medis 200 pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD Soedarso, dan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (53%) berusia 37-66 tahun (73%), memiliki komorbiditas lebih dari satu (55,5%). Responden dengan komorbiditas lebih dari satu pada tingkat keparahan ringan berjumlah 0,5%, keparahan sedang berjumlah 36,5% dan keparahan berat berjumlah 18,5%. Komorbiditas terbanyak pada responden adalah penyakit hipertensi (46,5%), diabetes melitus tipe 2 (38,5%) dan penyakit kardiovaskular (21%). Sebagian besar responden memiliki komorbiditas lebih dari 1 dengan komorbiditas terbanyak adalah hipertensi, diabetes melitus tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

Kata Kunci

Komorbiditastingkat keparahan COVID-19

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

GAMBARAN KOMORBIDITAS PASIEN RAWAT INAP COVID-19 DI RSUD SOEDARSO TAHUN 2021 | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora