Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

VARIASI SPASIAL RISIKO TUBERKULOSIS DI SUMATERA SELATAN, INDONESIA 2016-2023

Minarti, MinartiMinata, FikaIrzanita, IrzanitaPutri, Ririn NoviyantiNovianti, Leni
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)5 April 2025
DOI10.31004/prepotif.v9i1.43223

Abstrak

Sumatera Selatan termasuk dalam tiga provinsi terendah kasus TB  di Indonesia Akan tetapi  angka kejadian tuberkulosis (TB) mengalami tren peningkatan dari tahun 2016-2023. Tujuan Penelitian sebagai strategi penting untuk menentukan mengurangi penularan TB dan beban penyakit. Analisis deskriptif dilakukan terhadap data rutin TB tahun 2016-2023  dari  Website resmi Badan Pusat Statistik yang mencakup semua jenis pasien TB. Total kasus, rasio insidensi (IR) dihitung untuk setiap kabupaten kota selama periode tersebut. Distribusi IR ditampilkan pada peta dan Grafik batang. Hasilnya kasus penyakit TBC, kasus TBC di sumatera selatan sebanyak 23.256 kasus dari 8743522 kasus. Kota Palembang menduduki peringkat pertama jumlah kasus terbanyak sebesar 7379 kasus. Kesimpulan: Risiko TB bervariasi di seluruh Sumatera Selatan pada tahun 2016-2023, dengan risiko lebih tinggi di kota Palembang dan beberapa kabupaten kota di Sumatera Selatan  dengan kepadatan penduduk tinggi.

Kata Kunci

tuberculosis, Incidence Rate (IR), Spatial Variation

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

VARIASI SPASIAL RISIKO TUBERKULOSIS DI SUMATERA SELATAN, INDONESIA 2016-2023 | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora