Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS DISPNEA ET CAUSA TUBERKULOSIS PARU DENGAN MODALITAS NEBULIZER DAN BREATHING EXERCISE DI RSUD PARU DUNGUS

Mansiz, IlhamHamidah, Nurma AuliyaNurhayati, Yeni Tri
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)25 Desember 2025
DOI10.31004/prepotif.v9i3.34315

Abstrak

Tuberkulosis paru adalah penyakit infeksi yang menyerang paru-paru dan merupakan masalah kesehatan global. Penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan paru-paru, yang mengakibatkan gangguan fungsi pernapasan dan munculnya gejala utama seperti dispnea. Dispnea pada pasien tuberkulosis paru sering kali disebabkan oleh kerusakan pada struktur paru-paru, akumulasi sekresi, dan gangguan ventilasi, yang menghambat pertukaran oksigen secara optimal. Kondisi ini tidak hanya mengurangi aktivitas fungsional pasien tetapi juga memperburuk kondisi klinis jika tidak segera ditangani. Fisioterapi bertujuan untuk membantu memulihkan aktivitas fungsional dan mengurangi masalah yang disebabkan oleh kasus tersebut dengan modalitas nebulizer dan terapi latihan. Pada kasus dispnea et causa tuberkulosis, menggunakan modalitas fisioterapi seperti terapi nebulizer dan latihan pernapasan berupa breathing control, segmental breathing, dan coughing. Setelah dilakukan empat kali terapi, hasil menunjukkan penurunan laju pernapasan dari T0: 22 kali/menit menjadi T4: 19 kali/menit, penurunan derajat sesak berdasarkan skala Borg dari T0: 4 (agak sesak) menjadi T4: 2 (sedikit sesak), peningkatan ekspansi toraks sebesar 1 cm pada intercostal space 2 (axila), intercostal space 4 (nipple), dan intercostal space 6 (processus xiphoideus), serta batuk yang lebih efektif dengan peningkatan pengeluaran sputum dari T0: 0 ml menjadi T4: 10 ml. Namun, tidak terdapat peningkatan dalam aktivitas fungsional berdasarkan pengukuran skala MMRC. Penggunaan nebulizer dan terapi latihan seperti breathing control, segmental breathing, dan coughing dapat mengurangi derajat sesak memperbaiki pola pernapasan, meningkatkan ekspansi toraks, membantu pengeluaran sputum, dan memperbaiki efektivitas batuk.

Kata Kunci

Breathing ControlCoughingDispneaNebulizerSegmental BreathingTuberkulosis Paru

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS DISPNEA ET CAUSA TUBERKULOSIS PARU DENGAN MODALITAS NEBULIZER DAN BREATHING EXERCISE DI RSUD PARU DUNGUS | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora