Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

PENGARUH KETEPATAN KODE DIAGNOSIS RAWAT JALAN TERHADAP PENDING KLAIM BPJS DI RUMAH SAKIT EDELWEISS

Rizky Muharrom, IlhamGunawan, Erix
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)29 September 2024
DOI10.31004/prepotif.v8i3.33773

Abstrak

Pending klaim dapat membawa dampak signifikan bagi rumah sakit. Dampak ini dapat bersifat finansial dan operasional. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan pending klaim adalah kesalahan dalam kode diagnosis rawat jalan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ketepatan kode diagnosis rawat jalan terhadap pending klaim di Rumah Sakit Edelweiss. Penelitian ini menggunakan kuantitatif pendekatan deskriptif dan peneliti berhasil  mengumpulkan 24 pending klaim dari 6.905 berkas klaim rawat jalan dari Januari hingga April 2024.Hasil analisis data menunjukkan bahwa ketepatan kode diagnosis  mempengaruhi pending klaim,dengan jumlah 80,3% serta 19,7%  dipengaruhi oleh faktor lain, seperti faktor  penunjang medis, berkas yang lama dalam pengembaliannya, kelengkapan berkas, dan lainnya. Saran yang bisa diberikan oleh peneliti yaitu Implementasi sistem koding elektronik yang terintegrasi dengan rekam medis elektronik (RME) sangat dianjurkan untuk meningkatkan efisiensi dan meminimalisir kesalahan dalam proses koding, Budaya komunikasi dan koordinasi yang terbuka, dan disarankan untuk melakukan evaluasi secara teratur untuk mengurangi kemungkinan penundaan klaim setiap bulan.

Kata Kunci

ketepatan, kode diagnosis, pending klaim

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

PENGARUH KETEPATAN KODE DIAGNOSIS RAWAT JALAN TERHADAP PENDING KLAIM BPJS DI RUMAH SAKIT EDELWEISS | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora