Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

HUBUNGAN ANTARA MASKULINITAS DENGAN TINGKAT ALEXITHYMIA PADA MAHASISWA LAKI-LAKI S1 KEPERAWATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

Lyianitha, AlifiaMuzaenah, Tina
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)25 Desember 2024
DOI10.31004/prepotif.v8i3.33367

Abstrak

Stigma masyarakat terhadap laki-laki yang membatasi ruang ekspresi mereka, seperti larangan untuk menangis dan kewajiban untuk lebih dominan dibandingkan perempuan. Laki-laki yang melanggar norma tersebut sering kali dianggap tidak cukup maskulin. Stigma maskulinitas ini berpotensi mempengaruhi kecenderungan laki-laki untuk memendam perasaan, yang dapat menyebabkan penarikan diri dari sosial dan berujung pada kesulitan dalam mengenali emosi, bahkan mengabaikannya. Kondisi ini berisiko memicu terbentuknya Alexithymia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara maskulinitas dan tingkat Alexithymia pada mahasiswa laki-laki S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa laki-laki S1 Keperawatan UMP angkatan 2019-2022, dengan sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 211 responden. Analisis data dilakukan dengan teknik univariat dan bivariat (uji Chi-Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20-23 tahun (64,5%) dan berasal dari suku Jawa (74,88%). Sebagian besar responden memiliki maskulinitas tinggi (67,8%) dan tingkat Alexithymia tinggi (68,2%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara maskulinitas dan tingkat Alexithymia dengan p value 0,000 dan OR 9,565. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang kuat antara maskulinitas dengan tingkat Alexithymia pada mahasiswa laki-laki S1 Keperawatan UMP, di mana maskulinitas yang lebih tinggi berhubungan dengan tingkat Alexithymia yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa stigma maskulinitas dapat menjadi faktor yang mempengaruhi kesulitan dalam mengenali dan mengungkapkan perasaan pada laki-laki

Kata Kunci

maskulinitasalexithymiamahasiswalaki-lakikeperawatan

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

HUBUNGAN ANTARA MASKULINITAS DENGAN TINGKAT ALEXITHYMIA PADA MAHASISWA LAKI-LAKI S1 KEPERAWATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora