FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) RASIONAL DIMASA PANDEMI COVID-19 PADA TENAGA KESEHATAN DI RSU CUT MEUTIA LHOKSEMAWE TAHUN 2022
Abstrak
COVID-19 menjadi masalah kesehatan masyarakat (Public Health Emergency CONCERN) di dunia. Indonesia telah melaporkan 4.26 juta kasus terkonfirmasi dan 144 ribu meninggal dunia. Di masa pandemi COVID-19, pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) mendapat perhatian khusus, terlebih di rumah sakit rujukan. Perlindungan terhadap staf rumah sakit, terutama tenaga Kesehatan, menjadi hal yang sangat penting. Hal tersebut disebabkan karena mereka terus berperang melawan COVID-19 dengan cara berhadapan langsung melayani pasienpasien COVID-19. Tujuan Penelitan ini mengetahui Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Rasional Dimasa Pandemi COVID-19 Pada Tenaga Kesehatandi RSU Cut Meutia Lhoksemawe tahun 2022. Jenis penelitian adalah survei analitik kuantitatif dengan menggunakan desain crossectional. Populasi adalah tenaga kesehatan di RSU Cut Meutia sebanyak 790 tenaga kesehatan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah 89 responden. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Analisa data menggunakan pendekatan bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan, sikap, lama kerja, pelatihan dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Rasional Dimasa Pandemi COVID-19 Pada Tenaga Kesehatandi RSU Cut Meutia Lhoksemawe, umur dengan p value 0.331 >0.05. Diharapkan kepada RSU Cut Meutia meningkatkan pelayanan dengan membuat pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan dan melakukan pengawasan penggunaan APD rasional.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
