Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

LEUKOSITOSIS PADA EPILEPSI – LAPORAN KASUS

Sathyadi , Elfin PudjaHartono, Hartono
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)18 April 2024
DOI10.31004/prepotif.v8i1.26130

Abstrak

Epilepsi adalah salah satu kelainan neurologis paling umum yang dapat menyebabkan gangguan neurobehavioral pada anak mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangannya. Beberapa penelitian telah menunjukkan leukositosis darah tepi ditemukan pada pasien epilepsi post-iktal. Jika tidak hati-hati, hal ini bisa berujung pada penyalahgunaan antibiotik.  Kami telah melaporkan kasus pasien epilepsi dengan leukositosis. Seorang pasien perempuan 9 tahun datang dengan kejang tidak terprovokasi yang sudah berulang 4 kali. Pemeriksaan hematologi dilakukan dan ditemukan leukositosis (16.800/ uL). Penatalaksanaan hanya diberikan antikonvulsan dan tidak mencakup anibiotik. Leukositosis dapat disebabkan oleh peran katekolamin sistemik. Atas dasar ini, adanya leukositosis pada pasien epilepsi pasca kejang harus dievaluasi lebih baik sebelum diberikan antibiotik.

Kata Kunci

EpilepsiLeukositosisPost-Convulsion Leukocytosis

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

LEUKOSITOSIS PADA EPILEPSI – LAPORAN KASUS | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora