HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA SCABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN
Abstrak
Penyakit kulit menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, scabies menduduki peringkat ke 3 dari 12 penyakit kulit yang marak menjangkiti masyarakat Indonesia. Angka scabies di sebagian besar pesantren masih tergolong tinggi, karena buruknya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Frekuensi jadwal kegiatan pondok pesantren sangat mempengaruhi tingkat kebersihan hunian lingkungan serta diri. Kejadian scabies dapat dipengaruhi oleh konsep diri dengan kualitas hidup yang buruk. Menurut World Health Organization (WHO), prevalensi scabies di seluruh dunia setidaknya 300 juta orang biasanya dapat terinfeksi scabies pada waktu yang bersamaan. Berdasarkan informasi Kementerian Kesehatan RI tahun 2021 tercatat pada tahun 2016 dari 261,6 juta jiwa masyarakat Indonesia, angka kejadian scabies berkisar antara 4,60% - 12,95% dan pada tahun 2020 berkisar antara 5,6 - 12,9%. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui hubungan konsep diri dengan kualitas hidup penderita scabies pada santri di Pondok Pesantren. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode deskriptif korelasi, melibatkan 70 responden yang terpilih melalui teknik total sampling dan diminta untuk mengisi kuesioner. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai r Hitung (0.048) dapat disimpulkan bahwa analisis korelasi H1 diterima, maknanya ditemukan korelasi antara konsep diri dengan kualitas hidup penderita scabies pada santri di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah dan Darul Hikmah.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
