OTONOMI PEREMPUAN TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSPEKTIF BUDAYA PATRIARKI SAAT COVID-19
Abstrak
Wabah tidak bisa dipisahkan dari isu kesetaraan gender, dikarenakan dampak dari wabah selalu berbeda bagi perempuan dan laki-laki di tengah sistem budaya patriarkis. Hak reproduksi merupakan bagian dari hak asasi manusia yang diakui oleh hokum nasional, dokumen internasional tentang hak asasi manusia, dan dokumen-dokumen kesepakatan atau perjanjian lainnya. Dominasi ideologi patriarki menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kurang optimalnya strategi pencapaian hak kesehatan reproduksi perempuan. Cara pandang, pemaknaan gender, kepercayaan serta perilaku yang berhubungan dengan tubuh, seksualitas dan kesehatan perempuan dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang bekerja dalam kekuatan simbolik. Hak reproduksi merupakan hak otonomi perempuan. Namun, tidak semua perempuan dapat memiliki otonomi atas tubuhnya sendiri. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yuridis empiris. Tempat penelitian di Desa Tangkampulit. Teknik pengambilan data menggunakan teknik simple random sampling, pengumpulan data dengan wawancara dan menggunakan deep question terhadap 15 responden. Hasil penelitian yaitu belum sepenuhnya perempuan memiliki otonomi penuh terhadap kesehatan reproduksinya. Kesimpulan yaitu instrumen nasional dan internasional tentang perwujudan otonomi kesehatan reproduksi perempuan belum terimplmentasi secara baik dikarenakan belenggu patriarki menyebabkan perempuan tidak memiliki otonomi penuh atas kesehatan reproduksinya. Perempuan desa Tangkampulit memaknai tubuh dan kesehatan reproduksinya sebagai suatu hal yang harus dijaga dan dilindungi.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
