FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TONA KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE
Abstrak
Hipertensi menempati urutan keempat penyakit mematikan di Indonesia. Hipertensi dikenal sebagai silent killer dimana gejalanya sangat bermacam-macam pada setiap individu khususnya pada populasi masyarakat lanjut usia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kejadian hipertensi pada masyarakat lanjut usia di wilayah kerja Puskesmas Tona Kabupaten Kepulauan Sangihe. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif obeservasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tona Kabupaten Kepulauan Sangihe pada September 2022. Jumlah sampel penelitian sebanyak 75 masyarakat lanjut usia. Penelitian ini menggunakan daftar isian, sphygmomanometer (alat pengukur tekanan darah), stadiometer (alat pengukur tinggi badan) dan timbangan (pengukur berat badan) sebagai instrument penelitian. Data diambil dengan melakukan wawancara terhadap masyarakat lanjut usia. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden paling banyak terdistribusi pada usia 60-69 tahun (70,7%), berjenis kelamin perempuan (58,7%) dan semuanya kawin (100,0%). Selain itu, responden paling banyak mengalami hipertensi (81,3%), ada riwayat keluarga yang menderita hipertensi (70,7%) dan mengalami obesitas (77,3%). Prevalensi kejadian hipertensi pada masyarakat lanjut usia di wilayah kerja Puskesmas Tona Kabupaten Kepulauan Sangihe sebesar 81,3%.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
