KONSEP HOSPITAL WITHOUT WALLS PADA PELAYANAN KESEHATAN POLI PENYAKIT DALAM RSU GMIM BETHESDA TOMOHON
Abstrak
Konsep hospital without walls memberikan manfaat kepada masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pelayanan medis khususnya penyakit dalam yang diperlukan tanpa harus berobat ke rumah sakit untuk memperkecil risiko terjadinya penularan infeksi dan gangguan penyakit lainnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis konsep hospital without walls pada pelayanan kesehatan poli penyakit dalam. Penelitian dilaksanakan di poli kesehatan penyakit dalam RSU GMIM Bethesda Tomohon, FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) Puskesmas Kakaskasen dan Dokter Keluarga dengan metode wawancara mendalam kepada 5 (lima) informan penelitian berdasarkan prinsip kesesuaian (approppiatenesis) dan kecukupan (adequency). Hasil penelitian ini didapati pihak rumah sakit dan dinas kesehatan harus berkoordinasi kembali dalam menetapkan standar operasional prosedur, peningkatan sumber daya dan sarana prasarana yang memadai dalam melaksanakan konsep hospital without walls tersebut. Masyarakat yang seringkali ketika mengalami sakit ingin berobat langsung dengan dokter di rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan ketimbang mengikuti alur prosedur yang ada, kemudian dari FKTP Puskesmas dan Dokter Keluarga masih banyak kasus rujukan atas permintaan pasien maupun keluarga sendiri. Hambatan lainnya yang ditemukan yaitu, belum adanya regulasi dari BPJS untuk pelaksanaan dan pembayaran klaim yang membuat konsep ini berjalan belum secara optimal sehingga upaya kerjasama dengan para stakeholder terkait terus dimaksimalkan dalam mendukung pelayanan rumah sakit tanpa dinding tersebut. Kesimpulan penelitian ini ialah konsep hospital without walls sudah diterapkan dan harus ditingkatkan lagi berdasarkan temuan yang ada agar dapat berjalan sesuai dengan harapan dan optimialisasi pelayanan dapat diukur dan dirasakan berdasarkan penilaian akreditasi rumah sakit. Kasus cold case di pelayanan penyakit dalam akan menurun bila konsep hospital without walls dilaksanakan dengan baik dengan mengikuti standar operasional prosedur, kualitas sumber daya yang kompeten serta sarana prasana yang memadai. FKTP Puskesmas sudah siap dalam rangka melakukan pelayanan penyakit dalam baik dari ketersediaan alat penunjang dan keterampilan dari dokter FKTP dengan wajib melaksanakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi agar dapat mampu melakukan penilaian dan penentuan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
