ANALISIS FAKTOR–FAKTOR RISIKO HIPERURISEMIA PADA MASYARAKAT DI PULAU MANADO TUA
Abstrak
Suatu kondisi yang dikenal sebagai hiperurisemia dialami saat kadar asam urat dalam tubuh meningkat melebihi batas. World Health Organization telah memprediksikan akan terjadi peningkatan kasus kematian akibat penyakit asam urat sebesar 55% pada tahun 2060, dan di Indonesia prevalensi hiperurisemia adalah sebesar 15%. Riset ini memiliki tujuan guna melakukan analisis faktor-faktor risiko hiperurisemia pada masyarakat di Pulau Manado Tua. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menerapkan desain cross sectional study dan dilakukan pada bulan Juni sampai Oktober 2022 di Kelurahan Manado Tua II, Pulau Manado Tua. Jumlah responden pada riset ini 80 orang dari total populasi sebanyak 501 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil uji statistik memperlihatkan adanya hubungan antara usia dengan hiperurisemia dimana nilai p = 0.034. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan hiperurisemia dimana nilai p = 0.622. Tidak ada hubungan antara riwayat penyakit keluarga dengan hiperurisemia dimana nilai p = 0.622. Hasil riset terhadap konsumsi alkohol dengan hiperurisemia juga memperlihatkan tidak adanya hubungan antara kedua variabel yang dapat dilihat melalui nilai p = 0.836. Sama seperti variabel lainnya, Indeks Massa Tubuh (IMT) juga tidak memiliki hubungan dengan hiperurisemia dengan melihat nilai p = 0.943.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKATArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
