Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

HUBUNGAN ANEMIA DAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM

DEWI APRILIA NINGSIH. I
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)20 Desember 2023
DOI10.31004/prepotif.v6i3.8611

Abstrak

Asfiksia Neonatorum adalah keadaan bayi dimana bayi tidak dapat bernafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Asfiksia dapat terjadi selama kehamilan atau persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan anemia dan kejadian ketuban pecah dini (KPD) dengan kejadian asfiksia neonatorum. Metode penelitian menggunakan desain survei analitik dengan desain case control Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan data sekunder dengan melihat status pasien dengan jumlah sampel 262 responden. Data yang diperoleh selanjutnya, diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan analisis Chi-Square, Contigency Coefficient, OR dan analisis multivariat. Hasil: Dari 262 bayi baru ahir terdapat 131 (50,0%) bayi yang mengalami asfiksia; Dari 262 ibu yang bersalin terdapat 181 (69,1%) ibu yang tidak mengalami anemia.; Dari 262 ibu bersalin terdapat 158 (60,3%) ibu bersalin tidak dengan KPD. Simpulan: Ada hubungan anemia pada ibu bersalin dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Hasanuddin Damrah Manna dan  Ada hubungan ketuban pecah dini (KPD) dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Hasanuddin Damrah Manna

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

HUBUNGAN ANEMIA DAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora