EVALUASI DOSIS RADIASI PADA PEMERIKSAAN DIAGNOSTIC CORONARY ANGIOGRAPHY (DCA) DI RSUD PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2021
Abstrak
Coronary angiography merupakan tindakan diagnostik yang paling akurat dan paling standar untuk mengidentifikasi penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah. Coronary angiography menjadi perhatian dikarenakan menyimpan potensi bahaya radiasi. Di Indonesia sendiri belum memiliki besaran DRL yang tetap. Namun terdapat profil dosis radiasi tahunan yang dapat diakses pada Si-intan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi dosis radiasi yang diterima pasien selama pemeriksaan diagnostic coronary angiography. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan survey. Sampel sebanyak 165 pasien yakni dari januari sampai desember 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah crosssectional. Penelitian dilakukan di Instalasi Cath Lab RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hasil yang didapatkan dari perhitungan statistik adalah nilai percentil 75 untuk DAP adalah 21.90Gy.cm2 dan 288 detik untuk Fluorotime, rata-rata untuk nilai DAP adalah 18.17 Gy.cm2 dan nilai rata-rata Fluorotime adalah 228 detik, nilai maximum untuk DAP adalah 154.00 Gy.cm2 dan nilai maximum fluorotime adalah 872 detik, dan nilai minimum DAP 1.72 Gy. Cm2 dan minimum fluorotime adalah 76 detik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah teknik pemeriksaan DCA dilakukan dengan beberapa tahapan, rata-rata dosis radiasi DAP yang diterima pasien adalah 18.17 Gy.cm2 dengan rata-rata nilai Fluorotime adalah 228 detik. Nilai dosis radiasi DAP diambil dari perhitungan Persentil 75 yang diterima pasien pada pemeriksaan DCA sebesar 21.90 Gy.cm2 yang jika dibandingkan dengan nilai DRL negara Jepang dan Australia masih dibawah standar. Kata kunci: Diagnostic Coronary Angiography (DCA); DAP; Fluorotime
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
