DETERMINAN PERILAKU DROP OUT KB DI JAWA TIMUR BERDASARKAN TEORI LAWRENCE GREEN
Abstrak
Salah satu permasalahan kependudukan yang masih sering terjadi ialah keikutsertaan pasangan usia subur yang belum sepenuhnya dalam program KB. Tingkat putus pakai (drop out) KB pada pasangan usia subur menjadi indikator penting dalam pengukuran kualitas KB. Putus pakai (drop out) diartikan sebagai kejadian saat pasangan usia subur berhenti menjadi akseptor KB. Kejadian putus pakai (drop out) KB dapat menimbulkan peningkatan angka kehamilan yang tidak diinginkan, lonjakan kelahiran bayi pada tahun berikutnya yang berujung pada bertambahnya jumlah penduduk, berkurangnya lapangan pekerjaan, meningkatnya angka pengangguran dan kemiskinan, serta berdampak pada masalah kesehatan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku putus pakai (drop out) KB di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan teori Lawrence Green. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data sekunder yang didapatkan dari BKKBN Provinsi Jawa Timur tahun 2021. Hasil uji statistic odds ratio dengan aplikasi epi info didapatkan pengetahuan terhadap jenis kontrasepsi (OR = 0,99), komplikasi dan kegagalan (1,000), dan status pekerjaan kepala keluarga (1,000). Hal tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan terhadap jenis kontrasepsi merupakan faktor risiko perilaku drop out KB.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
