STUDI EKOLOGI PREVALENSI DIABETES MELITUS DENGAN STROKE DI INDONESIA
Abstrak
Angka stroke dalam Riskesdas 2013-2018 mengalami peningkatan dari 7,0 menjadi 10,9 per mil. Salah satu faktor risiko stroke adalah diabetes melitus. Menurut Riskesdas, hampir seluruh provinsi di Indonesia mengalami peningkatan prevalensi diabetes melitus dari tahun 2013 ke 2018, diketahui tahun 2013 prevalensi diabetes melitus penduduk ≥ 15 tahun sebesar 1,5%, di tahun 2018 meningkat menjadi 2%. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan prevalensi diabetes melitus dengan stroke di Indonesia dan pengaruh prevalensi diabetes melitus dan faktor demografi terhadap prevalensi stroke. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi ekologi menggunakan data sekunder dari Hasil Riset Kesehatan Dasar 2018. Populasi penelitian merupakan penduduk umur ≥ 15 tahun menurut provinsi di Indonesia sebanyak 713.783 penduduk. Jumlah sampel pada penelitian ini yakni data penduduk yang dikelompokkan menjadi 34 data provinsi. Analisis bivariat menggunakan korelasi pearson dan analisis multivariat menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis bivariat diketahui sebesar 0,687 yang artinya korelasi kuat antara prevalensi diabetes melitus dan prevalensi stroke dengan hasil positif yang berarti jika prevalensi diabetes melitus meningkat maka prevalensi stroke juga akan meningkat. Hasil analisis multivariat menunjukkan ada pengaruh antara diabetes melitus terhadap stroke serta terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara prevalensi diabetes melitus dan faktor demografi dengan prevalensi stroke.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
