GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMBENTUK PERSEPSI RISIKO KESELAMATAN PADA PEKERJA KONSTRUKSI DI PROYEK Z PT. X
Abstrak
Konstruksi memiliki perkembangan yang pesat bagi suatu negara. Hal tersebut dapat digambarkan berdasarkan peningkatan laju pertumbuhan konstruksi mencapai 5,76% (Badan Pusat Statistik, 2020). Dapat dikatakan sector konstruksi merupakan salah satu industri yang memiliki risiko tinggi (suparno et al, 2019). Kontribusi kecelakaan di sektor konstruksi banyak disebablan oleh perilaku tidak selamat walaupun sudah ada program keselamatan yang berjalan. Sebagian besar perilaku tidak selamat memiliki akar penyebab ketidakmampuan dalam mengidentifikasi bahaya dan mispresepsi terhadap risiko serta tindakan yang mereka ambil (Habibnezhad, M., et al., 2016). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran faktor-faktor yang membentuk persepsi risiko pada pekerja konstruksi PT.X Proyek Z dengan pendekatan dimensi Risk Perceived dan dimensi sosial budaya. Metode yang digunakan adalah semi-kuantitaif dengan desain studi cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja Proyek sebanyak 44 orang. Penelitian ini menggunakan analisis univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi masing-masing faktor dan akan dilakukan analisis mendalam dari gambaran distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 10 faktor yang membentuk persepsi risiko pekerja Proyek Z masih harus ditingkatkan, terdapat 3 faktor yang menjadi prioritas yaitu dengan faktor knowledge of risk, control of risk, dan common dread. Manajemen proyek Z diharapkan mampu meningkatkan persepsi risiko pekerja proyek Z agar dapat menjadi role model untuk para pekerja dan mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
