PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK HABBATUSSAUDA SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP KERUSAKAN HISTOPATOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH GALUR WISTAR JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN
Abstrak
Pankreas terdiri atas asini dan pulau langerhans. Asini mensekresikan getah pencernaan ke dalam duodenum dan pulau langerhans yang mensekresikan hormon insulin dan glukagon ke dalam darah (Guyton & Hall, 2016). Radikal bebas dapat merusak sel pankreas, dapat dicegah dengan pemberian antioksidan. Habbatussauda merupakan salah satu satu antioksidan, pada penelitian yang dilakukan oleh Meral et al, (2004), mengemukakan bahwa habbatussauda mempunyai banyak efek farmakologis seperti antidiabetes, antihipertensi, dan antioksidan (Meral et al, 2004). Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian ekstrak habbatussauda atau jintan hitam sebagai upaya preventif terhadap kerusakan histopatologi pankreas tikus putih galur Wistar jantan yang diinduksi aloksan. Metode Penelitian ini menggunakan eksperimental murni post test with control group design. Sampel yang digunakan sebanyak 30 ekor tikus jantan dibagi menjadi 5 kelompok. Hasil pengujian Kruskal-Wallis didapatkan nilai Asymp.Sig adalah sebesar 0,000 (p=0,000) maka lebih kecil daripada 0,05 (p≤0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan terhadap kerusakan histopatologi pankreas. Berdasarkan kesimpulan, terdapat pengaruh yang bermakna pemberian ekstrak habbatussauda sebagai upaya preventif terhadap kerusakan histopatologi pankreas tikus putih galur wistar jantan yang diinduksi aloksan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
