Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Pendampingan Pengembangan Usaha Kerajinan Tumbu di Dusun Bango, Payaman dengan Participatory Action Research

Pusvyta SariAlfiana RizqiJuliyahNur Hasyim
Opportunity Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Sinta 4)Vol. 0 No. 01 Juni 2024
DOI10.55352/oppotunity.v2i1.875

Abstrak

Dusun Bango, Payaman, Solokuro, Lamongan has creative economic potential as producers of bamboo crafts, “tumbu”. Tumbu or besek is a fish packaging for sale. Tumbu crafts utilize natural resources in Dusun Bango, bamboo trees which grow abundantly in the Dusun Bango area. This potential needs to be accompanied so that it is more empowered and successful in strengthening the community's economy. For this reason, KKN INSUD 2023 group 6 provides community assistance using the Participatory Action Research method. The result of this assistance is that tumbu craftsmen get several alternative business development strategies by optimizing strengths, taking advantage of opportunities, being ready to overcome weaknesses and face challenges. Strategies that can be implemented include increasing cooperation with fellow craftsmen and stakeholders from inside and outside the Dusun for self-development and expanding marketing, making various types of tumbu and trying to make other forms of bamboo crafts, promoting products as well as providing environmental education, empowering potential groups and the younger generation for business sustainability. Dusun Bango, Payaman, Solokuro, Lamongan memiliki potensi perekonomian kreatif sebagai penghasil kerajinan bambu yakni pembuatan tumbu. tumbu atau besek merupakan wadah yang digunakan untuk kemasan penjualan ikan layang. Kerajinan tumbu memanfaatkan sumber daya alam yang ada di dusun Bango yaitu pohon bambu yang tumbuh subur di wilayah Dusun Bango. Potensi ini perlu mendapatkan dampingan agar lebih berdaya dan berhasil dalam menguatkan perekonomian masyarakat. Untuk itu KKN INSUD 2023 kelompok 6 melakukan pendampingan dengan metode Participatory Action Research. Hasil dari pendampingan ini yaitu pengrajin tumbu mendapatkan beberapa alternatif strategi pengembangan usaha dengan mengoptimalkan kekuatan, memanfaatkan peluang, siap mengatasi kelemahan dan menghadapi tantangan. Strategi yang dapat diterapkan antara lain, meningkatkan kerjasama dengan sesama pengrajin dan stakeholder dari dalam maupun luar dusun untuk pengembangan diri dan memperluas pemasaran, membuat aneka variasi bentuk tumbu dan mencoba membuat bentuk kerajinan bambu yang lain, mempromosikan produk sekaligus melakukan edukasi terkait dengan produk yang ramah lingkungan, memberdayakan kelompok potensial dan generasi muda untuk keberlanjutan usaha.

Kata Kunci

Business DevelopmentTumbu CraftsParticipation Action ResearchPengembangan UsahaKerajinan TumbuParticipacy Action Research

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Opportunity Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Pendampingan Pengembangan Usaha Kerajinan Tumbu di Dusun Bango, Payaman dengan Participatory Action Research | Opportunity Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat | Publiora