Pengalaman Pengunjung Sebagai Sumber Interpretasi Arsitektur Pada Elemen Bangunan Situs Keraton Ratu Boko
Visitor Experience as a Source of Architectural Interpretation on the Building Elements of the Ratu Boko Palace Site
Abstrak
Situs Keraton Ratu Boko merupakan peninggalan arkeologis abad ke-8 yang memiliki nilai historis, budaya, dan spiritual tinggi. Namun, penyampaian informasi di situs ini masih terbatas sehingga belum membangun pengalaman interpretatif yang mendalam bagi pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi profil dan persepsi pengunjung, (2) memetakan jalur dan kualitas visual titik pandang, serta (3) mengevaluasi penyajian informasi guna merumuskan strategi interpretasi elemen bangunan situs. Metode penelitian menggunakan mixed methods melalui kuesioner kepada 22 responden, wawancara kualitatif, dan analisis spasial menggunakan GPS Maps Camera. Kerangka analisis mengacu pada prinsip interpretasi warisan budaya Tilden serta konsep konservasi UNESCO–ICOMOS untuk memastikan keselarasan dengan standar pelestarian. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pengunjung berusia 31–40 tahun dengan ketertarikan pada sejarah dan budaya. Jalur kunjungan terpusat pada gapura utama, sementara elemen lain seperti pendapa, keputren, dan gua jarang dikunjungi. Media informasi hanya dinilai “cukup” dalam aspek akurasi, keterbacaan, dan relevansi, menunjukkan interpretasi masih bersifat deskriptif dan kurang digital. Temuan ini menegaskan adanya kesenjangan antara kebutuhan pengunjung dan sistem interpretasi yang ada. Penelitian merekomendasikan pengembangan media digital seperti QR code, audio guide, dan tur virtual untuk memperkaya pengalaman interpretatif serta mendukung pelestarian cagar budaya.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Nature: National Academic Journal of ArchitectureArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
