Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Warisan Visual dalam Komposisi Fasad Bangunan Kolonial sebagai Identitas Arsitektural di Jalan Jembatan Merah Surabaya

Visual Heritage in Colonial Building Facade Composition as an Architectural Identity of Jembatan Merah Street, Surabaya

Soegiarto, Rayden LauwiryaDharmatanna, Stephanus Wirawan
Nature: National Academic Journal of Architecture (Sinta 3)Vol. 0 No. 04 Desember 2025
DOI10.24252/nature.v12i2a10

Abstrak

Bangunan kolonial di Surabaya merupakan bagian penting dari warisan arsitektur kota yang merepresentasikan identitas visual serta hasil akulturasi antara budaya Eropa dan Nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komposisi fasad sebagai elemen pembentuk karakter visual bangunan kolonial di kawasan Jalan Jembatan Merah. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kasus, yang melibatkan observasi lapangan, dokumentasi visual, serta analisis berdasarkan teori komposisi visual oleh D.K. Ching dan teori karakter visual lingkungan oleh Hamid Shirvani. Empat bangunan kolonial dipilih sebagai objek studi: Gedung Singa, Gedung PTPN X, Gedung Maybank, dan Gedung NILLMIJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat bangunan memiliki kesamaan prinsip dalam aspek geometri, simetri, skala, dan irama fasad, yang membentuk kohesi visual dalam lanskap kota. Proporsi bukaan yang berkisar antara 25–40% mencerminkan adaptasi desain terhadap iklim tropis melalui optimalisasi ventilasi alami, sedangkan proporsi bidang masif yang dominan memperkuat kesan monumental khas kolonial. Elemen fasad seperti pintu utama yang mencolok, atap limasan, serta ornamen dekoratif berperan penting dalam membentuk identitas visual bangunan. Temuan ini menegaskan bahwa komposisi fasad merupakan bagian integral dari warisan visual yang perlu dipertahankan dalam upaya pelestarian dan revitalisasi kawasan bersejarah. Pemahaman terhadap struktur komposisi visual ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan desain kontekstual yang sensitif terhadap nilai-nilai historis kota.

Kata Kunci

Fasad kolonialIdentitas visualPelestarian arsitekturJembatan MerahSurabayaColonial facadeVisual identityArchitectural preservationRed bridgeSurabaya

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Nature: National Academic Journal of Architecture

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Warisan Visual dalam Komposisi Fasad Bangunan Kolonial sebagai Identitas Arsitektural di Jalan Jembatan Merah Surabaya | Nature: National Academic Journal of Architecture | Publiora