Kenyamanan Termal pada Bangunan Berventilasi Alami di Iklim Tropis
Abstrak
Konsumsi energi pada bangunan berperan penting dalam menentukan tingkat efisiensi dan dampak lingkungan. Ventilasi alami merupakan solusi untuk mengurangi konsumsi energi dengan memanfaatkan aliran udara luar guna meningkatkan kenyamanan termal tanpa penggunaan energi yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kondisi cuaca, seperti suhu, kelembaban dan kecepatan angin, terhadap kenyamanan termal pengguna pada bangunan dengan ventilasi alami dan bukaan satu sisi. Data dikumpulkan melalui pengukuran kondisi cuaca di dalam dan luar ruangan selama 21 hari serta survei persepsi pengguna menggunakan kuesioner dengan jumlah responden 138 orang dan metode sampling secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dalam ruangan sangat dipengaruhi oleh aliran angin masuk, dan terdapat korelasi yang kuat antara kelembaban relatif luar dengan suhu dalam ruangan dengan nilai R=0.90. Sebagian besar responden menginginkan kondisi ruangan yang lebih sejuk dengan nilai 90,58%, yang menunjukkan rasa tidak nyaman pengguna bangunan ketika berada dalam ruangan. Penelitian ini juga menemukan konsistensi dalam preferensi kenyamanan termal pengguna berdasarkan skala Thermal Sensation Vote (TSV) dan Thermal Comfort Vote (TCV). Rekomendasi dari penelitian ini adalah melakukan kajian lebih lanjut mengenai variasi luasan jendela dan arah bukaan jendela serta pengaruh radiasi matahari dalam mengontrol suhu dan kelembaban ruangan guna meningkatkan kenyamanan termal pengguna bangunan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Nature: National Academic Journal of ArchitectureArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
