Identifikasi Kebutuhan Ruang Kerja di Kantor Sewa Bisnis Pemula Biro Arsitektur
Abstrak
Biro arsitektur di Kota Makassar umumnya didominasi oleh entitas yang belum memiliki kantor fisik untuk mencerminkan profesionalisme dan kredibilitasnya. Dalam konteks pertumbuhan kota yang pesat, kebutuhan akan kantor yang menunjukkan keprofesionalan menjadi semakin krusial. Kantor sewa menjadi salah satu solusi bagi biro arsitektur yang belum memiliki kantor fisik yang representatif. Namun, saat ini kantor sewa yang tersedia di Kota Makassar belum mampu memadai kebutuhan tersebut, padahal sangat diperlukan. Sementara itu, belum terdapat standar kriteria jenis dan luasan kebutuhan ruang kantor sewa bisnis pemula biro arsitektur sehingga dibutuhkan penelitian untuk mengidentifikasi seberapa besar unit ruang dan kebutuhan ruang apa saja yang paling dominan dibutuhkan oleh bisnis pemula biro arsitektur di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi seberapa besar unit ruang dan kebutuhan ruang apa saja yang paling dominan dibutuhkan oleh biro arsitektur pemula. Metode penelitian campuran melalui kajian literatur dan kuesioner digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang prioritas yang dibutuhkan oleh bisnis pemula biro arsitektur berkapasitas kurang dari sepuluh orang dengan luas kebutuhan ruang kurang lebih sebesar 34,25 m2 mencakup ruang direktur, ruang staf administrasi, ruang principal architect, dan ruang studio. Sedangkan kebutuhan lainnya tetap dipertimbangkan dalam desain kantor sewa sebagai fasilitas bersama.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Nature: National Academic Journal of ArchitectureArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
