Fenomena Alih Fungsi Ruang Terbuka dan Trotoar oleh Pedagang Kaki Lima: (Studi Kasus: Kawasan Wisata Gunung Klotok, Kediri)
Abstrak
Kendala bagi pejalan kaki untuk melakukan aktivitas berjalan kaki dengan aman dan nyaman di atas trotoar merupakan suatu hal yang ironi. Lingkungan buatan sudah semestinya dibuat untuk bisa menjalankan fungsinya dan memenuhi hak penggunanya. Kebanyakan kondisi yang terjadi saat ini adalah trotoar menjadi semakin sempit oleh keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL). Hal ini tetap akan menjadi fenomena dan selalu berulang lagi karena keberadaan jalur pejalan kaki tidak terlepas dari eksistensi Pedagang Kaki Lima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuin fenomena alih fungsi ruang terbuka dan trotoar oleh PKL di Wana Wisata Gunung Klotok. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan eksplanatori. Studi kasus pada penelitian ini berlokasi di Kediri khususnya Kawasan Wisata Gunung Klotok. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena alih fungsi oleh sektor informal baik legal maupun ilegal dapat diamati di kawasan Wana Wisata Gunung Klotok. Kurangnya kebijakan pemerintah setempat untuk dapat menata kawasan khususnya sektor informal ini menyebabkan banyaknya alih fungsi lokasi atau tempat yang tidak ditujukan untuk PKL. Dibutuhkan perhatian dari pihak pengelola agar bisa mengatasi rusaknya ruas trotoar yang awalnya direncanakan sebagai jalur pedestrian namun tergeserkan oleh kegiatan berjualan. Dampak lain yang muncul dari alih fungsi dan alih lokasi yang oleh PKL ilegal adalah tampaknya spot-spot sampah di kawasan yang meningkat
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Nature: National Academic Journal of ArchitectureArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
