Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Merajut Ke-Indonesia-an yang Multikultural dalam Pandangan Gereja

Doeka, Fredrik Y. A.
Millah: Journal of Religious Studies (Sinta 1)Vol. 0 No. 031 Desember 2018
DOI10.20885/millah.vol18.iss1.art2

Abstrak

Ada sejumlah nas Perjanjian Lama (PL) yang mengindikasikan sikap dan relasi terhadap yang lain (the others). Hubungan TUHAN (Yahweh) dengan allah-allah, yang dianut oleh bangsa- bangsa lain, Nabi Musa menyatakan dalam Ulangan 6:4, ‘Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!’ Sikap dan relasi terhadap TUHAN ini terjadi dalam jangka waktu dan proses yang cukup lama. Bahwa Allah Israel adalah Allah bagi bangsa-bangsa, bukan allah suku. Keluaran 20:3, ‘Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.’ Pada awal pengenalan terhadap Allah ini, bangsa Israel cukup sukar untuk mengakui Allah mereka sebagai Allah yang esa. Hal ini karena Israel mensejajarkan posisi TUHAN (Yahweh) dengan ilah-ilah yang disembah oleh bangsa-bangsa lain. Nehemia mencatat pergumulan iman Israel atas Yahweh dalam pasal 9:17-18,

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Millah: Journal of Religious Studies

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Merajut Ke-Indonesia-an yang Multikultural dalam Pandangan Gereja | Millah: Journal of Religious Studies | Publiora