Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Salvation And Reconsiliation As Common Horizons In Islam And Christianity

Singgih, Emanuel Gerrit
Millah: Journal of Religious Studies (Sinta 1)Vol. 0 No. 031 Januari 2003
DOI10.20885/millah.vol2.iss2.art2

Abstrak

Tulisan ini bertolak dari penemuan Karel Steenbrink, bahwa studi mengenai Adam di dalam kitab suci Al-Qur’an dapat menjadi titik tolak untuk menyoroti pendapat umum bahwa Islam adalah sebuah agama rekonsiliasi yang bersifat hosrisontal daripada sebuah agama keselamatan yang bersifat vertical. Menurut Steenbrink dan Kautsar Ashari Noer, di dalam teks al-Qur’an sendiri sudah terdapat tekanan bahwa Islam adalah juga sebuah agama keselamatan. Di pihak lain dengan mengacu pada penafsiran kembali Marcus Borg dan Roger Haight terhadap makna keselamatn di dalam agama Kristen, maka antitesa umum bahwa agama Kristen adalah sebuah agama keselamatan daripada agama rekonsiliasipun dapat dipertanyakan kembali. Dapat dikatakan bahwa di dalam baik agama Islam maupun agama Kristen terdapat pemahaman mengenai keselamatan dan rekonsiliasi. Penulis berpendapat bahwa dalam agama Islam dan agama Kristen, keselamatan dan rekonsiliasi merupakan cakrawala bersama, yang dapat dimanfaatkan oleh umat Islam dan umat Kristen di Indonesia untuk menyelesaikan konflik-konflik mereka dalam permulaan abad ke-21 ini.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Millah: Journal of Religious Studies

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Salvation And Reconsiliation As Common Horizons In Islam And Christianity | Millah: Journal of Religious Studies | Publiora