Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

The Reinvigoration of Pesantren : The Social and Political Role of Kyai and Ulama in the Dutch Colonial Era

Latief, Hilman
Millah: Journal of Religious Studies (Sinta 1)Vol. 0 No. 02 Agustus 2016
DOI10.20885/millah.vol3.iss1.art4

Abstrak

Dalam sejarah Indonesia, pesantren sebagai suatu institusi lembaga pendidikan tradisional Islam, tidak diragukan lagi, telah memainkan peranan yang signifikan dalam membentuk karakter budaya perlawanan terhadap kaum penjajah yang bercocok di negeri ini. Banyak kajian telah dilakukan untuk itu, dan paper ini merupakan salah satu yang berupaya menguji signifikansi peranan pesantren di Indonesia pada masa kolonial, khususnya pada inspirasi keagamaan, jaringan dan motivasi politis, yang digunakan oleh para pemimpin keagamaan (kyai) dalam menghadapi kebijakan politik pemerintahan Belanda. Berdasarkan berbagai deskripsi, penulis akhirnya menyepakati bahwa pesantren, dengan segenap struktur yang ada di dalamnya seperti kyai, santri, dan kitab kuning, telah memberikan inspirasi yang banyak dalam perlawanan terhadap kebijakan kultural dan politis penjajah Belanda.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Millah: Journal of Religious Studies

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

The Reinvigoration of Pesantren : The Social and Political Role of Kyai and Ulama in the Dutch Colonial Era | Millah: Journal of Religious Studies | Publiora