Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Intellectuals and Corrupstion Between Moral and Political Forces

Masruri, Siswanto
Millah: Journal of Religious Studies (Sinta 1)Vol. 0 No. 02 Agustus 2016
DOI10.20885/millah.vol5.iss2.art2

Abstrak

Secara empiris, pernyataan Lord Action bahwa manusia yang memiliki kekuasaan cenderung untuk menyalahgunakannya, akan tetapi manusia yang mempunyai kekuasaan absolut sudah pasti akan menyalahgunakannya’ adalah untuk para politisi, pemburu kekuasaan, bukan untuk cendekiawan, pelaku budaya, dan kaum moralis. Cendekiawan biasanya memiliki dilemanya sendiri: terlibat dalam kegiatan budaya atau dalam politik praktis, Terkait dengan korupsi, tulisan ini akan menawarkan dua strategi sistematis yang dilakukan kaum cendekiawan dan politisi. Pertama, menggunakan kekuatan moral melalui revitalisasi mental dan keteladanan. Kedua, menerapkan kekuasaan politik dengan penegakan hukum, kebangkitan nasionalisme, peningkatan demokrasi, dan pembaharuan ekonomi.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Millah: Journal of Religious Studies

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Intellectuals and Corrupstion Between Moral and Political Forces | Millah: Journal of Religious Studies | Publiora