MENINGKATKAN STABILITAS LAHAN INDUSTRI PESISIR MELALUI TIMBUNAN BATU KAPUR: Studi Kasus Geoteknik dan Keberlanjutan di JIIPE, Gresik, Jawa Timur
Meningkatkan Stabilitas Lahan Industri Pesisir Dengan Metode Urugan Batu Kapur: Studi Kasus Geoteknik dan Keberlanjutan di JIIPE, Gresik, Jawa Timur
Abstrak
Reklamasi pesisir di Indonesia menghadapi tantangan tanah yang lemah, penurunan tanah, dan plastisitas tinggi. Studi mengevaluasi penimbunan batu kapur untuk menstabilkan 5 hektar lahan pantai yang direklamasi di JIIPE, Gresik. Dengan uji laboratorium, uji lapangan, dan dengan ASTM/SNI, batu kapur menunjukkan sifat geoteknik yang optimal: granularitas bergradasi baik (65% kerikil, 30% pasir), 85% kandungan karbonat, dan kepadatan kering maksimum (19,8 kN/m³) pada kelembaban 12,5%. Pemadatan lapangan mencapai efisiensi 95%, mengurangi penurunan langsung sebesar 57% (12,3 mm vs 28,7 mm) dan membatasi konsolidasi hingga 45 mm selama 10 tahun, sesuai dengan batas SNI 8460:2017. Pengurugan meningkatkan daya dukung menjadi 1.850 kPa (Faktor Keamanan = 9,25), melebihi standar industri, sementara konduktivitas hidraulik (1,2 × 10-⁴ cm/dtk) memitigasi risiko likuifaksi. Secara ekonomi, batu kapur memangkas biaya hingga 30% (Rp 250.000/m³) dan mengurangi emisi transportasi hingga 45%, sejalan dengan Pedoman Industri Hijau Indonesia. Kualitas air tanah tetap stabil (pH 6,8-7,2). Dapat diskalakan untuk proyek-proyek besar (2.000 m³), metode ini menjembatani kesenjangan dalam geoteknik pesisir tropis, menawarkan alternatif yang berkelanjutan untuk bahan impor. Dengan menyelaraskan ketelitian teknis, efisiensi biaya, dan pengelolaan ekologi, penelitian ini mendukung SDGs PBB 9 (industri) dan 13 (aksi iklim), memberikan model yang dapat direplikasi untuk pembangunan pesisir Global South.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Menara: Jurnal Teknik SipilArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
